BERBAGI DENGAN SESAMA BAIK ILMU MAUPUN MATERI

P R A K A T A

Green Peace 1979Today's big stories from My Live

What U Give U Get Back
’Itulah mungkin kata awal yang paling tepat memulai blog ini, saya berusaha membantu rekan-rekan mendapatkan informasi tentang Berbagi Dengan Sesama Baik Ilmu Maupun Materi’

Tidak Ada Yang Abadi
’Takkan selamanya tanganku mendekapmu, Takkan selamanya raga ini menjagamu. Seperti syairnya lagu, begitu juga bahwa di dunia ini tak ada yang abadi jadi jangan mau hidup seorang diri mari bersosialisasi di dunia yang penuh dengan gejolak dan penuh keindahan ini.’

Daftar Penghasilan dari Internet
’Setelah beberapa lama, akhirnya saya dapat membagikan sebagian uang penghasilan dari internet ya persyaratan ntar saya buat setelah mencapai $ 20, digunakan untuk pembangunan rumah ibadah apa saja agamanya bantuan anda saya butuhkan untuk menyalurkannya’

DAFTAR PEMASUKAN BLOG MARI BERBAGAI UNTUK SESAMA
DATA PEMASUKAN
No. Daftar Link Jumlah $
1. ’Marketiva’ -
2. ’Donkeymails’ -
3. ’Microworkers.com’ -
4. ’Neobux.com’ -
5. ’Onbux.com’ -
6. ’Incrasebux.com’ -
7. ’Easyhits4u.com’ -
8. ’PROYEK’ Rp. 0
9. ’TOTAL’ RP. 0

AKHIRNYA SALAM DAMAI DAN KASIH BAGI KITA SEMUA
’Itulah kata yang dapat saya ucapkan dan terima kasih kepada pengunjung blog ini diharapkan kritik dan saranya yang membangun agar saya dapat belajar dari orang-orang di luar sana.’

Selasa, 20 Oktober 2009

Chang Cin Lok

Posted in Greenpeace University, chang[e] is coming by Lalitia on the October 2nd, 2009
©Greenpeace/Hanifah Azzahra

©Greenpeace/Hanifah Azzahra

Chang Cin Lok bukanlah bahasa China. Chang dalam bahasa Thailand berarti gajah dan Cin Lok dalam bahasa gaul Indonesia merupakan kependekan dari ’cinta lokasi’ yang maknanya terdapat dalam istilah Jawa berbunyi ’witing tresno jalaran saka kulino’artinya cinta yang timbul karena sering bertemu. Jadi, Chang Cin Lok terjadi pada Chang(e) Caravan adalah bagian dari cerita di perjalanan selama 15 hari.

Diantara 5 gajah yang terpilih diantara ratusan gajah yang dikonservasi oleh TERF (Thai Elephant Research and Conservation Fund), terdapat dua gajah yang saling jatuh cinta lantaran kebersamaannya selama perjalanan ini, mereka adalah Dok Kaew (betina, 38 tahun) dan Kajapatara (jantan, 13 tahun). Rupanya demam percintaan Rafi Ahmad-Yuni Shara juga telah menulari dua gajah Thailand ini… hmm…

Direktur TERF, Dr. Alangkot Chukaew, yang juga menjadi bagian dari tim Chang[e] Caravan, menceritakan bahwa kedua gajah itu telah menujukkan ketertarikan antara satu dengan yang lain sejak mereka pertama kali bertemu di Chang[e] Caravan ini. Mereka menunjukkan gejala-gejala cinta dengan menyemprotkan air satu dengan yang lain, sang betina membuat suara-suara spesial yang menunjukkan ketertarikannya pada sang jantan, dan sang jantan mencoba memberi makan sang betina.

Namun, Dr. Alongkot menambahkan bahwa meskipun mereka telah mencintai satu sama lain, rupanya kedua gajah tersebut belum juga kawin. Penyebabnya karena baik Dok-Kaew maupun Kajapatara belum memiliki pengalaman dalam percintaan,

Hem…kita tunggu saja kabar dari TERF untuk kedatangan sang bayi gajah!

copy-of-dsc01757compile

Hani dan Lalit


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar